Cara Menghilangkan Kecanduan Bermain Game Online Pada Anak Tanpa Kekerasan - Nandea96
Artikel Terbaru
Loading...

Thursday, 29 April 2021

Cara Menghilangkan Kecanduan Bermain Game Online Pada Anak Tanpa Kekerasan


Mungkin beberapa Orang Tua yang ingin mencari bagaimana cara menghilankan kecanduan bermain Game Online pada anak tentu harus membaca Artikel yang dea buat ini. pasanya artikel ini meman akan membahas secara spesifik apa penyebab dan bagaimana cara menghilangkan kecanduan tersebut. Game Online pada dasarnya ialah sebuah game multiplayer atau universal player yang terkumpul pada 1 server yang sama. dan Game Online ini biasanya memiliki kecenderungan sebuah upgrade skills dan beberapa event yang datang. sebut saja event bulanan maupun hari-hari besar seperti Event Dibulan Suci.

Seseorang yang telah bermain Game Online pada awalnya tak akan merasakan sensai kecanduan karena mereka pada dasarnya dapat melarikan diri dari situasi tersebut selagi bisa. akan tetapi berbeda ketika mereka sudah terjun cukup dalam dan hampir memainkannya disela-sela harian mereka. itu bisa menjadi pemicu atau penyebab kecanduan pada Game Online itu muncul.

Dibawah ini akan dea berikan beberapa list kenapa Game Online Dapat membuat Kecanduan Pada Anak Ketimbang Game Offline :

  • Game Online berbeda dengan game Offline. dimana game offline memiliki tingkatan misi bahkan story yang pada akhirnya jika mereka para anak-anak ini sudah menamatkan maka tak akan ada artinya lagi. mereka akan cepat bosan ketika mereka bermain sebagai salah satunya player disana. berbeda dengan game Online dimana tak adanya Story pembalut dari game itu sendiri dan langsung memberikan sebuah side mission forever (misi sampingan yang tak ada ujungnya). tentu disini bukan mereka saja yang bermain. tapi hampir seluruh anak di indonesia bahkan dunia juga memainkan game yang sama jika mereka mengetahui Game Online Tersebut.




  • Nah seperti pada 3 gambar diatas ini. adanya Event pada Game Online membuat kecanduan semakin menjadi-jadi. Jika pada Game Offline para pengembang Game hanya sibuk mendulang uang dari game yang orang - orang beli istilah kerennya. sekali beli saja atau download gratis lalu mainkan. berbeda dengan Game Online. dimana kamu akan diberikan pilihan untuk mendownload game milik mereka secara gratis dan mendaftar sebagai member dari pihak mereka. hal yang paling mengejutkan ialah. Game Online akan terus menerus menghasilkan uang setiap bulannya dari Event yang mereka keluarkan. contohnya saja ada sebuah Event Baju/Skin atau hero bahkan aksesoris apapun yang dapat menunjang permainan Gameplay pemain. siapakah yang membeli barang dari Event tersebut? Tentu saja para pemain. jadi jelas Game Online Menghasilkan Uang dari pemain yang membeli sebuah barang virtual dalam game untuk menunjang permainan mereka. istilah kerennya (In-App Purchase). akan tetapi dibeberapa sesi atau kesempatan. agar para player yang tak memiliki uang dapat bertahan dalam game milik mereka. biasanya para pengembang Game Online akan memberikan sebuah Event Gratisan yang mungkin sangat berguna. meski barang yang diberikan tidak sehebat barang yang dijual disystem mereka tersebut tapi cukup memberikan kesan bahwa game tersebut bisa diandalkan dan pemain yang tak memiliki uang untuk membeli aksesoris game ini tak kecewa dan berhenti bermain.
  • Adanya Teman Main. ini yang paling sering dicari dalam bermain Game Online. ketika kamu melawan sebuah komputer pada sebuah game. seperti game offline. anggap saja itu Ludo/Game House series. kamu mungkin akan bosan karena kamu akan tau pergerakan disetiap sisi dari permainan tersebut karena game itu sudah tersetting. tapi bagaimana jika yang kamu lawan itu merupakan seorang player (Manusia Asli)? tentu cara berpikir bahkan pergerakan tak bisa ditebak. dan disinilah titik dimana para anak-anak tertantang ingin menjadi yang mendominasi permainan yang mereka mainkan.

Nah itu mungkin list yang dapat dea berikan terkait Penyebab dan Kenapa Game Online memiliki Kecanduan Berlebih ketimbang Game Offline. sekarang kita akan membahas bagaimana cara menghilangkan. bukan menghilangkan. tapi mengurangi kebiasaan tersebut. nah dibawah ini beberapa hal atau cara yang dapat kamu gunakan untuk mengurangi kebiasaan itu pada dirimu. dan jika kamu merupakan seorang ibu/bapak yang memiliki keluarga kecil dan mendapati anakmu bermain game online dan melihat ciri-cirinya sebagai anak yang kecanduan maka lakukan hal seperti dibawah ini :

  1. Biasakan untuk menguninstall game tersebut. memang berat diawal. tapi jika sudah melakukannya maka itu merupakan langkah yang tepat
  2. Lalu Biasakan untuk mengajaknya jalan-jalan. pergilah ke tempat wisata atau sekedar mengajaknya berkeliling ke kota-kota yang tidak ia ketahui agar ia tau dunia luar seperti apa.
  3. Jangan biasakan sang anak memegang smartphone. Carilah kegiatan lain dengan sang anak. seperti memancing. menangkap serangga bahkan berenang ataupun bermain di dunia nyata seperti mengajaknya ke tempat bermain anak (Amusement Park/Taman)
  4. Jika sang anak terlalu bandel. maka memarahi bukanlah hal yang tepat. beritahukanlah dia bahwa dunia internet itu luas dan sedang mengawasi. pelajari lebih banyak tentang teknologi yang berkembang. jadi kamu tak akan mudah dibodohi oleh anakmu sendiri.
  5. Jika sang anak meminta dibelikan smartphone untuk belajar. maka pastikan sang anak belajar menggunakan smartphone tersebut dan tentu saja kamu sebagai orang tua harus sedikit tegas.
  6. Berikanlah Disetiap selesai menyelesaikan tugas maupun selesai belajar untuk bermain game. anggap itu sebagai achvement atau penghargaan bahwa tugas yang ia buat sudah selesai. lalu buatlah sebuah penghargaan ketika sang anak jika bisa mendapatkan nilai bagus dikelas maka ia boleh mendapatkan apa yang ia inginkan. tentu ia akan tahu bahwa kelak untuk mendapatkan sesuatu dibutuhkan usaha dan kerja keras didunia yang luas ini.

Nah itulah Cara Menghilangkan Kecanduan Bermain Game Online Pada Anak Tanpa Kekerasan. mungkin memang agak sedikit terdengar klise. tapi ketahuilah jaman dulu berbeda dengan jaman sekarang. sang anak akan lebih mudah depresi ketika seseorang menyerangnya bertubi-tubi melalui oral entah itu sindiran maupun secara cyber bullying di social media. tidak seperti anak jaman dulu yang tahan banting meski cambukan rotan menghantam setiap hari ketika bermain hingga tengah malam tanpa bilang ke Orang Tua. jadi beda Jaman maka perlakuan tentu harus berbeda karena kita tak tau kedepannya kelak mereka jika mempunyai anak. mereka akan mengajarkan hal yang tentunya baik untuk anak-anak mereka kelak dengan cara yang baru lagi yang belum kita para orang tua jaman sekarang atau jaman dulu tau tentunya.  

Share with your friends

Give us your opinion

Selamat Datang Di Website Nandea96
Mohon untuk selalu mencuci tangan dengan air bersih serta sabun setiap 15 menit sekali agar terhindar dari covid-19 dan penyakit lainnya seperti diare. selalu gunakan masker ketika berpergian kemanapun 😷. meskipun itu hanya berbelanja sekitar 0.1 km atau ke tetangga. hindari kontak fisik dan beri jarak sekitar 2 meter dari jarak tempat kita berdiri dengan seseorang agar tidak memunculkan klaster baru yang tidak di-inginkan.

-Terimakasih 🙏-
Done